Ayo Ketawa! - Dalam sebuah obrolan santai di kediamannya di Ciganjur, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur kembali melempar kelakar bernas yang langsung membuat suasana menjadi segar sekaligus sarat makna.
Kala itu, obrolan sedang menyinggung soal integritas serta pandangan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Dengan gayanya yang santai dan tanpa beban, Gus Dur melemparkan sindiran tajam namun menggelitik.
"Gini lho, Kang... Di Indonesia ini sebenarnya cuma ada tiga polisi yang jujur," ucap Gus Dur sambil terkekeh.
Mendengar pernyataan itu, lawan bicaranya langsung penasaran dan menyimak dengan serius.
"Siapa saja itu, Gus?" tanyanya.
"Pertama, patung polisi. Kedua, polisi tidur. Nah, yang ketiga, Pak Hoegeng," jawab Presiden ke-4 RI tersebut mantap.
Lawan bicaranya pun tertawa meraba maksud sindiran tersebut, lalu kembali bertanya, "Kalau polisi yang lainnya gimana, Gus?"
Bukannya memberikan jawaban panjang lebar, Gus Dur justru hanya melempar senyum khasnya tanpa sepatah kata pun—membiarkan semua orang menyimpulkan sendiri jawabannya.
Sosok Pak Hoegeng (Jenderal Polisi Hoegeng Imam Santoso) sendiri memang dikenal sebagai Kapolri paling fenomenal yang menjabat pada periode 1968–1971. Keberaniannya menolak suap dan kesederhanaan hidupnya menjadikan namanya abadi sebagai simbol kejujuran tertinggi di kepolisian Indonesia. (***)
