Ayo Ketawa! - Setelah berbulan-bulan mengembara sendirian dari satu oasis ke oasis lainnya di tengah padang pasir yang membakar, seorang musafir mendadak merasakan gejolak hasrat yang luar biasa. Berada di tempat terpencil tanpa ada manusia lain, ia pun bingung bukan main bagaimana cara melampiaskannya.
Tiba-tiba, terlintas sebuah ide nekat di benaknya... “Bagaimana kalau aku pakai onta ini saja?” pikirnya. Daripada terus menahan beban di dada, pikirnya, tak ada rotan akar pun jadi.
Ia pun mulai menyusun taktik. Si onta diikatnya rapat-rapat pada sebuah batu besar. Agar tingginya pas dan strategis dari posisi belakang, sang musafir menumpuk perbekalannya tinggi-tinggi lalu naik ke atasnya.
Namun masalah muncul. Setiap kali sang musafir mencoba mengambil posisi dan mulai mendorong, si onta malah melangkah maju satu langkah. Begitu terus berulang kali! Sang musafir makin gregetan dan frustrasi karena usahanya selalu gagal. Saking nafsunya, ia bahkan sempat terpeleset dan jatuh dari tumpukan barang saat si onta mendadak maju.
Tak mau menyerah begitu saja, ia memanjat kembali perbekalannya dan nekat memegang ekor si onta rapat-rapat. Merasa ekornya dipegang, si onta malah makin mengamuk dan bergerak liar hingga sang musafir lagi-lagi terjatuh guling-guling di pasir.
Tanpa ia sadari, dari balik bukit batu tak jauh dari sana, seorang wanita muda memperhatikan semua aksi aneh itu. Wanita itu sebenarnya seorang pengelana yang tersesat dan sudah beberapa hari terlunta-lunta tanpa makanan dan minuman.
Melihat sang musafir punya tumpukan perbekalan yang melimpah, wanita itu memberanikan diri mendekat walau agak heran melihat tingkah lakunya.
"Permisi, Paman..." sapa wanita itu pelan.
Kaget setengah mati, sang musafir langsung terperanjat. Ia tak menyangka bakal ada wanita di tengah padang pasir seasing ini. Dengan canggung dan muka merah padam, ia terburu-buru menarik celananya ke atas.
"Ehh... o-oh! Ada apa, Nona?" jawab sang musafir penuh malu.
"Saya tersesat dan sudah beberapa hari tidak makan dan minum. Boleh kah saya minta sedikit makanan dan air dari perbekalan Paman?" puji wanita itu penuh harapan.
Sang musafir cuma bisa melongo, masih shock dengan situasi itu. Melihat si paman musafir diam saja, wanita itu bergegas menambahkan dengan nada meyakinkan:
"Sebagai imbalan atas makanan dan minuman Paman, saya bersedia melakukan apa saja yang Paman inginkan!"
Mendengar janji manis itu, mata sang musafir berbinar. Setelah berpikir sejenak, ia akhirnya mengangguk. "Baiklah... makan dan minumlah dulu sepuasmu."
Setelah selesai makan dan minum hingga kenyang, wanita itu tersenyum manis lalu merapikan pakaiannya. Ia siap membalas kebaikan sang musafir.
"Terima kasih banyak, Paman. Sekarang saya sudah segar kembali. Sesuai janji, silakan Paman katakan... apa yang Paman inginkan dari saya?" tanya wanita itu sambil membayangkan hal-hal romantis yang bakal diminta darinya.
Dengan pipi memerah dan nada ragu-ragu, sang musafir bertanya balik, "Benarkah Nona mau melakukan apa saja yang saya minta?"
"Tentu saja, Paman... Apa pun!" jawab si wanita makin penasaran dan siap menyerahkan dirinya.
Akhirnya, sang musafir mendekat dan berbisik lega, "Baiklah... Nona kan sudah lihat sendiri apa yang dari tadi berusaha saya lakukan pada onta saya. Sekarang... tolong dipegangin ontanya dari depan ya, supaya dia tidak bergerak maju!"
"(`⌒*)O-(`⌒´Q)" (***)
Musafir Padang Pasir dan Wanita yang Tersesat
Ayo Ketawa Gudangnya Humor Indonesia
Kategori Humor
# Humor Kamasutra
Terima Kasih telah membaca Humor terbaik di Ayo Ketawa! Gudang Humor Indonesia dengan judul : Musafir Padang Pasir dan Wanita yang Tersesat. Anda punya cerita Lucu? Ayo kirim Cerita Lucu Anda melalui Form Kirim Humor
Bagikan Humor
Baca Humor lainnya :
Labels:
Humor Kamasutra
