Loading...

Kala Tentara Cari Aman Ketemu 'Suster' Jadi-jadian

Ayo Ketawa! - Suasana di kota sedang mencekam karena razia militer besar-besaran. Seorang tentara muda berlari kencang dengan napas memburu dan keringat bercucuran. Begitu melihat seorang suster atau biarawati berjalan tenang di trotoar, ia langsung menghambur mendekat.

"Suster, tolong saya! Boleh saya bersembunyi di balik jubah dan rok panjang Anda? Nanti saya jelaskan alasannya!" pinta sang tentara panik setengah mati.

Melihat kepanikan luar biasa di wajah sang prajurit, biarawati itu mengangguk cepat tanda setuju. Tanpa buang waktu, si tentara langsung merunduk dan menyembunyikan diri di balik lipatan jubah panjang sang suster.

Benar saja, beberapa detik kemudian, dua orang Polisi Militer (PM) berlari tergopoh-gopoh menghampiri mereka.

"Suster! Apakah Suster melihat seorang tentara berlari lewat sini?" tanya komandan PM dengan napas tersengal.

Dengan ekspresi wajah paling tenang dan tanpa dosa, sang biarawati menunjuk ke arah gang sempit di seberang jalan. "Oh, dia baru saja lari ke arah sana."

Setelah para Polisi Militer itu berlari pergi menjauh, si tentara perlahan merangkak keluar dari balik rok jubah dengan wajah lega.

"Wah, Suster... saya tidak bisa cukup berterima kasih. Anda sudah menyelamatkan hidup saya. Asal Suster tahu, saya nekat kabur karena ogah banget ditugaskan ke garis depan di Suriah," curhat si tentara sambil mengusap keringat.

Sang biarawati menatapnya lekat-lekat, lalu tersenyum tipis penuh arti. "Saya sangat mengerti perasaanmu, Nak."

Merasa sudah aman dan mulai berani caper, si tentara mendadak melontarkan gombalan tipis. "Ngomong-ngomong, maaf ya Suster kalau lancang... tapi Suster punya sepasang kaki jenjang yang bagus banget!"

Biarawati itu langsung menyeringai lebar, membuka sedikit jubah bagian atasnya, lalu menjawab dengan suara nge-bass:

"Ah, biasa saja. Kalau kamu tadi sempat mendongak sedikit lebih tinggi ke bagian dalam, kamu bakal lihat sepasang 'biji' yang jauh lebih bagus dari milikmu... Lagian, emang cuma kamu doang yang ogah dikirim ke Suriah? Saya juga ogah dikirim ke Suriah!"

Tentara itu langsung melongo kaku, membatu seketika menatap tentara yang menyamar jadi biarawati. (***)